Liputan Media


Liputan Media

BANTUL, TRIBUN - Suasana riuh terdengar dari halaman depan Sekolah Khusus Autis (SKA) Bina Anggita di Desa Kanoman, Tegalpasar, Banguntapan, Bantul, Sabtu (7/10/2017) pagi. Suara itu muncul dari sorak sorai siswa SKA Bina Anggita melihat pentas seni di atas panggung. Penampilnya juga teman mereka sendiri.

Ada pentas menyanyi, menari lengkap dengan kostum tari, musik, melukis, karawitan sampai lomba tarik tambang. Sesekali anak-anak tersebut terlihat canggung tapi tetap menyelesaikan jatah pentas mereka dengan baik meski dengan beberapa keterbatasan yang mereka miliki.

Kepala Sekolah SKA Bina Anggita, Ambarsih mengatakan bahwa acara perintas seni tersebut adalah bagian dari pertunjukkan kreasi para siswa. "Dengan pentas ini kami ingin menunjukkan bahwa anak yang berkebutuhan khusus seperti mereka bisa mengembangkan yang dimiliki," kata Ambarsih.

Pihak sekolah, menurut ambarsih memang menyediakan fasilitas ektra kulikuler seperti menari, batik, musik, lukis dan karawitan. Ada tenaga pendidik yang sengaja disiapkan oleh pihak sekolah selain tenaga pengajar reguler. Jumlah guru ekstra ini ada lima orang sesuai bidangnya.

Ambarsih Percaya bahwa anak-anak berkebutuhan khusus harus mendapatkan hak yang sama dengan anak-anak pada umumnya terutama dibidang pendidikan. Tak heran, SKU Bina Anggita membuka jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, sampai SMA jumlah siswa saat ini sekitar 40 anak.

Dengan demikian, nantinya anak-anak autis ini tidak akan merugikan orang-orang sekitarnya, justru akan berguna bagi orang sekitar dengan kontrol yang telah mereka miliki. " Jadi anak-anak autis ini juga bisa berguna nantinya, termasuk mendapatkan pekerjaan layak," katanya.

Khusus acara kali ini pihak seklah bekerjasama dengan komunitas penyuka artis Turki, Engin Akyurek. "Sebelumnya memang kita ada komunikasi dengan komunitas ini untuk menggelar pentas seni ini, kami apresiasi penuh bentuk kepedulian komunitas tersebut," kata Ambarsih.


Koran Tribun Jogja
Senin Pahing 9 Oktober 2017 Hal. 10


Kontak Kami